Inhouse product
Zeolit mesh 14–20 adalah media filtrasi alami berbentuk granular yang dikemas dalam karung 25KG. Produk ini berasal dari mineral aluminosilikat yang memiliki struktur berpori dan daya tukar ion tinggi. Zeolit ini dirancang khusus untuk menyerap amonia, logam berat, dan senyawa kimia berbahaya dalam air, menjadikannya pilihan ideal untuk berbagai kebutuhan filtrasi.
Dengan ukuran mesh 14–20, zeolit ini memiliki butiran yang seimbang—tidak terlalu halus dan tidak terlalu besar—sehingga aliran air tetap optimal. Warna hijau keabuan menandakan kualitas mineral yang stabil dan siap digunakan dalam berbagai sistem filtrasi, baik skala rumah tangga maupun industri.
Berikut adalah detail teknis dari Zeolit Mesh 14–20 25KG:
Keunggulan Spesifikasi: Ukuran mesh 14–20 sangat ideal untuk berbagai aplikasi filtrasi karena memberikan keseimbangan antara daya serap dan aliran air. Dikemas dalam karung 25KG, produk ini praktis untuk penggunaan skala besar dan hemat biaya operasional.
Zeolit Mesh 14–20 memiliki sejumlah keunggulan yang menjadikannya pilihan utama para profesional di bidang pengolahan air:
Daya Serap Tinggi: Mampu menyerap amonia, logam berat, dan senyawa berbahaya lainnya secara maksimal.
Ramah Lingkungan: Terbuat dari mineral alam tanpa bahan kimia tambahan, aman untuk lingkungan dan makhluk hidup.
Efisiensi Tinggi: Ukuran mesh yang seragam memastikan aliran air tetap lancar dan proses filtrasi berjalan optimal.
Multi Fungsi: Cocok digunakan di berbagai sektor—dari rumah tangga, kolam ikan, pertanian, hingga industri.
Tahan Lama: Jika dirawat dengan benar, zeolit ini dapat digunakan berulang kali tanpa kehilangan efektivitasnya.
Zeolit Mesh 14–20 25KG dapat digunakan dalam berbagai sektor dan sistem filtrasi:
Filter Air Rumah Tangga: Digunakan dalam tabung filter untuk menghasilkan air bersih bebas bau dan zat kimia berbahaya.
Kolam Ikan & Akuarium: Menjaga kualitas air tetap stabil, mengurangi kadar amonia, dan mendukung kesehatan ikan.
Pengolahan Limbah (IPAL): Menyerap polutan dari limbah cair, meningkatkan efisiensi sistem pengolahan air limbah.
Pertanian: Menstabilkan pH tanah, menyerap logam berat, dan meningkatkan kualitas media tanam.
Peternakan: Mengurangi bau dari kotoran hewan dengan menyerap amonia secara efektif.